Petualangan Air *Rumah Pohon #1

Sebulan berlalu setelah kejadian aku jatuh dari asbes posyandu dekat rumah. Sebulan berlalu aku sudah mulai lagi dengan “kegilaanku” sebagai seorang bocah tengil yang siap berubah menjadi Satria Baja Hitam jika kejahatan muncul. Bersama sahabat persekutuanku dalam kegilaan, partner setia dalam menumpas kejahatan, si Bat.

“Air..kita harus mencari markas baru ini ces! kita tidak bisa terus terkurung di dalam kamarmu ini. Bak penjara kawan!!”.

“BATAKOOOO!! , jangan kau ajak Air yang bukan-bukan, dia baru sembuh!! tante laporin sama mamakmu nanti!!

Ibuku ternyata mendengar perkataan si Bat dari luar kamar. Jelas saja terdengar karena si Bat berbicara sambil teriak berapi-api.

Nama asli Bat sebenarnya adalah Batara. Karena dia dari Medan, ibu memanggil dia Batako. Berasal dari dua kata, Batak dan Kau, dibaca Batako.

Aku dan Bat langsung terdiam setelah ibu berteriak dari luar kamar. Kami hanya saling menatap kaget bercampur panik. Memang hampir sebulanan ini aku beristirahat di kamar. Selama masa penyembuhan, sehabis pulang sekolah Bat setiap hari menemaniku di kamar. Mungkin dia merasa bersalah atas kejadian markas di posyandu. Saat datang dia selalu membawa gambar tempel pahlawan kami, Satria Baja Hitam dan selalu dia berikan padaku. Gambar tempel itu kalau ditempelkan dan digosok akan menempel seperti tato. Pernah suatu ketika saat dia datang ke kamar, aku sedang lelap tertidur karena badanku panas akibat luka yang aku derita. Saat itu aku memakai kompres di kepala. Ibu mengatakan padanya agar jangan membagunkanku. Tak lebih dari 5 menit dia keluar dari kamar dan pamit pulang pada ibu. Si Bat tidak akan betah jika dia tidak bercerita tentang petualangan fantasi kami. Setelah itu ibu masuk untuk merendam kompresku lagi. Saat ibu mengangkat handuk dari kepalaku, ibu kaget bercampur geram karena di jidatku tertempel sticker Satria Baja Hitam.

Setelah aku dan Bat kaget terdiam karena teriakan ibu, Bat langsung berbisik pelan kepadaku.

“Air, pokoknya kita harus mencari markas baru!”

Setelah berbisik, dia langsung kabur keluar kamar. Aku sudah sangat mengenal Bat, aku tau dia pasti sedang merencanakan sesuatu yang gila tentang sebuah markas.

Bersambung…

3 thoughts on “Petualangan Air *Rumah Pohon #1”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s