Mic VS Camera

Setelah beberapa bulan jadi tukang cari berita trans tipi di Ibukota, rasanya nano-nano. Suasana kerja yang menyenangkan, tantangan baru, siklus kerja kuli yang cukup membuat badan pegal-pegal. Rasanya campur aduk.

Dan saat ini ketika reporter menjadi tugas utama saya, bersenjatakan mic mengejar dan bertemu narasumber dari politikus besar sampai tikus got. Sekarang saya juga berkesempatan menjadi Campers yang bersenjatakan kamera. Mulai dari “nembak” narsum yang camera face sampai narsum yang face camera. Berjibaku dengan cameramen tipi-tipi lain, mengambil gambar sambil menyelamatkan camera biar nggak jatuh.

image

Menjadi reporter dan campers sama-sama menyenangkan. Walo masing-masing ada tidak enaknya juga. Menyenangkan dan harus memilih. Mau jadi tukang cari berita ato tukang ambil gambar?, atau mau jadi dua-duanya? Yang di kenal sebagai VJ (vidoe jurnalis), reporter sekaligus campers.

Hmm… Kita lihat saja perkembangan dan alurnya dalam beberapa bulan ke depan. Bismillah🙂

*tapi gambar di atas kok mic ma camera tipi satu?? Hehe

5 thoughts on “Mic VS Camera”

  1. Hola mas Ivan, daku main lagi nih… kayaknya kariernya semakin cemerlang saja…
    Sukses selalu yak! ^__^
    saya jg bermimpi jdi jurnalis, tetapi mindernya masih mendominasi, jadi sekarang cukup seneng nge-MC/moderator di acara2 lokal saja😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s