Jogja Di Titik Nol

image

Alur Jogja bagi saya tidak selalu menjadi sekutu. Dan….Jogja juga biasanya membalikkan alur paradigma pikirnya. Dia pikir awal titik nol dirinya adalah pada saat sore, saat cahaya jingga menyeruak dari barat dan dibungkus dalam frame lomo. Dan Jogja membuat saya tersenyum. *aih. …. kau membuatku jadi sentimental Jo!

4 thoughts on “Jogja Di Titik Nol”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s