Apatis..kah?

Aku bukannya menentang kodratku untuk hidup di atas tanah, hanya saja takdir Tuhan telah menempatkan aku di sini. Bukan untuk aku sesali karena sudah terjadi. Yang harus aku lakukan sekarang adalah bagaimana aku bisa mensyukuri hidup yang masih di berikan Tuhan kepadaku, walaupun harus hidup dengan menembus dan meretakkan tembok keras sekalipun. Karena aku yakin dan percaya dengan Tuhanku. dan aku bersyukur akan itu dan semoga akhirku indah.

Loc : Sekitaran Kos (Concat)

2 thoughts on “Apatis..kah?”

  1. nice …
    dari alam kita belajar…
    alam, salah satu bentuk kasih sayang dari Yang Maha Kuasa kepada kita.. untuk menunjukkan kepada kita bagaimana menjalani hidup ini dan bagaimana mensyukuri tiap detiknya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s