SIM A

si-itemSenin pagi, hari ini mau ke samsat Sleman yang di Jalan Magelang wat ngurus SIM A. Persiapan yang saya lakukan adalah belajar sebentar bahan yang baru aja serching di Internet jam 7 pagi tadi. rencana berangkat jam 8 pagi sama temanku Wanto, jadi saya hanya punya waktu belajar g nyampe sejam karena kepotong mandi dan dandan (halah..). browsing tentang rambu-rambu dan prioritas persimpangan jalan.

Jam 8 lebih motor udah melaju ke Jalan kota jogja menuju samsat. rencana mau pake mobil sendiri saat tes praktek nanti, tapi sayang si item masih dipinjem teman yang habis wisudaan dan harus nganterin ortu mereka sebagai abdi anak yang kedatangan orangtua. jadilah berangkat naek motor. ke samsat ku tempuh kurang lebih hampir setengah jam, cukup jauh juga sih.

Nyampe samsat hampir  jam sembilan, pertama langsung menuju ruang foto kopi wat ngopi KTP. ngopi dua lembar bis itu langsung ke Loket pendaftaran dan menunggu panggilan untuk tes teori. saya menunggu kurang lebih 10 menit sampai ketika nama saya dipanggil agar menuju ruang tes.

Ternyata pas di depan ruang tes, harus nunggu lagi orang-orang yang tes saat gelombang pertama jam 9 tadi, saya kebagian gelombang ke dua jam 10. setelah gelombang satu selesai, nama-nama peserta tes gelombang kedua di panggil untuk masuk ke ruangan dan mengisi absen.

Map data diri dibagikan, peserta dipersilahkan duduk. setelah semua lengkap, Pak Polisi menerangkan tata cara pengerjaan soal dan pengunguman bagi nanti siapa-siapa yang tidak lulus akan bisa mengulang sampai tiga gelombang. tes menggunakan alat kertas komputer dan pensil 2B. pertanyaan dengan metode multiple choice sebanyak 30 soal yang harus dikerjakan selama 30 menit. Soal di bagikan dan waktunya pengerjaan soal tes teori.

Soal tes untuk mengurus SIM A seputar prioritas penggunaan jalan saat berada di persimpangan jalan, baik itu perempatan, pertigaan dan lainnya, juga seputar rambu-rambu lalu lintas, kemudian tentang berat bobot kendaraan bagi pegguna mobil dengan pengemudi SIM A, kemudian pertanyaan seputar SIM B-1 jenis mobil apa yang digunakannya, kemudian ada perundangan kereta api yang saya rasa kagak nyambung ama pengurusan SIM Mobil, dan juga tentang pengaturan lalu lintas yang dilakukan polisi.

Alhamdulillah selesai semua, dan disuruh nunggu sebentar di luar saat soal-soal tes di scan di komputer untuk cek kebenaran jawaban. pengunguman pun dilakukan melalui speaker phone. saat di umumkan tidak terlalu cemas sih alias pasrah. hehe, saat nama saya di sebut saya mendapat nilai 66 % yang artinya saya lulus karena standart minimal lulus adalah 60 % dengan minimal 18 soal benar terjawab. peserta tes mobil yang lulus teori cuma 2 orang dari 5.

Semua peserta yang lulus langsung menuju lapangan drive tes untuk tes tahap dua. karena saya tidak membawa kendaraan sendiri saya harus nyewa kendaraan tes yang ada sebesar 25 rebu, mobil yang disediakan adalah panther pickup warna biru. Pak Polisi memberikan panduan tes lapangan yaitu, ada dua thap tes, yang pertama perserta tes harus bisa masuk pada dua jalur palang yang pas sesuai ukuran, dilakukan dengan posisi mundur dan maju dengan start dari kiri dan kanan dua palang yang dimasuki. Tes kedua adalah menaiki suatu tanjakan dan berhenti tepat di tengah-tengah dengan pengendara harus mengontrol gas, kopling agar mobil tetap stabil tidak mundur ke belakang, setelah itu langsung maju naik tanpa hambatan.

Saya mendapat giliran pertama, bahh….mobil yang g powerstering, dan g biasa. cuaca panas membuat saya berkeringat, namun bukan cuaca saja yang membuat saya berkeringat, perasaan cemas juga membuat jantung saya dag-dig dug plus perut yang serasa dikocok. Tes awal saya harus masuk di antara dua palang dengan mobil berjalan mundur, karena gugup saya melihat dua palang itu serasa amat sempit. haha… saya mulai mundur dari arah kanan dan Alhamdulillah saya berhasil dengan keringat bercucuran tentunya, mobil kembali maju dan sekarang dari arah kiri saya harus memundurkan mobil. saat mundur saya agak sedikit terlambat belok sehingga saat sudah masuk hampir sepenuh badan mobil bagian depan mobil menyenggol palang. TET-TOT…… discualification, *sigh* .

Pak polisi menyuruh saya kembali datang pada hari Kamis untuk mengulang  tes lapangan, tapi dengan kendaraan sendiri karena dengan kendaraan sendiri sudah lebih enak dan terbiasa. Artinya besok Kamis saya harus bawa si item untuk uji nyali. moga aja si item kagak kesenggol palang. mo more practice dulu dah. moga Kamis nanti bisa lulu drive tes nya. Amin.

7 thoughts on “SIM A”

  1. ha5x… ya ammmpyun pren… mo ngurus sim too.. si item g d pake kok… tinggal aj… besok insya Allah dh balik…

    cepat ko nah, udah kangen neh ma si item. hehe

  2. Lanjutanx mana niy! Dah dapet blom sim A-nya? Trnyata sy masih cukup banyak ktinggalan berita nih.. Kena zakat g y si itemx? Hehe..

    ok, akan segera di posting. Insya Allah kena zakat. tapi setelah si item sold out. hehe

  3. Kurang lebih 10 taon yang lalu aku aku dan temen2 ikut tes untuk selembar DL, tpi gak seribet ini van Kami bahkan gak tau berapa persen perolehan nilai kami. Usai tes kami pulang, tau2 sim A dianterin ma rt, kolektif, beress deh….

    wew, asyik banget. pake dianterin lagi. keknya ada spesial pake telor nih. hihihi

  4. hehehe, tapiiii pertama kali aku duduk di sebelahnnya, ko nyetirnya ky supir angkot yah ^^, maap y yank jujur bgt… ihihih
    abis chacul cerem si ngrasanya😛

  5. Halo Mas, lam kenal.. Aku bikin SIM C di Polres Jalan Bhayangkara deket Malioboro itu. Nyasar ke blogmu gara2 searching😀
    Aku blm tahu tes yg melewati 2 palang itu seperti apa ya?
    Palangnya disusun sampai berapa meter panjangnya? Bisa diberi gambaran yg lbh jelas lagi ga? Makasih ya🙂

    1. Owhh… Dua palang itu untuk tes mobil. Kl motor kl g salah setelah lolos tes tulis trus tes lapangan melewati beberapa palang yang d susun sejajar. Masing palang berjarak kurang lebih 1 1/2 m dan harus di lewati zig zag seperti membuat angka delapan dengan kecepatan stabil dan kaki tidak boleh nyentuh tanah untuk menopang motor.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s