Great Adventure of South Africa #7

Pagi ini jam 5 kami semua sudah harus standby untuk perjalanan melihat kawanan big five, karena Sammy menjanjikan kita akan melihat gajah dan yang lainnya pagi ini. Matahari belum tampak benar, hanya seluit garis kemerahan dari ufuk timur. Hari ini saya terlambat, saya dan rombongan maman telat setengah jam, kami baru kumpul sekitar pukul setengah enam.

“Good morning guys, come on hurry up” kata sammy yang sudah menunggu di mobil thunder terbuka. Tanpa basa-basi, rombongan yang terlambat ada 8 orang langsung tancap gas menyusul rombongan yang telah berangkat duluan. Hari ini seperti biasa udara dingin musim semi berbisik kuat di telingaku dengan laju mobil yang cepat..

hampir satu jam lebih kami berkeliling, tidak banyak binatang yang kami jumpai..dari sekawanan big five kami hanya bertemu dengan sekawanan badak. Binatang lainnya ada zebra, anthelop, jerapah, buaya di danau kecil yang hampir kering, hippo yang sedang berendam pagi di danaunya yang hanya menyembulkan mata dan telinganya dari air. Kami tidak menemukan gajah, dan binantang big five lainnya selain badak. Huff, cukup kecewa juga….setelah berkeliling lama tidak juga mendapatkan yang diinginkan, waktu semakin pendek karena kita harus kembali untuk sarapan dan check out dari lodge.

img_0896

img_0894
img_08891

Sammy meminta maaf kepada kami karena tidak berhasil mempertemukan kami dengan para kawanan big five, dia berjanji jika kami datang lagi suatu saat kemari, dia akan membawa kami melihat semua big five (but, kapan ke sini lageee???). Heheh. “are u happy ma guest?” “yeah..” dengan jawaban agak sedikit malas dan kecewa kami menjawab.

Saat kembali ke lodge, kami harus sarapan dan bersiap meninggalkan mabula untuk perjalanan ke tujuan akhir dari petualangan South Afrika ini yaitu menuju sebuah istana (palace). Saat akan meninggalkan Mabula, kembali musik khas perpisahan afrika telah menunggu kami di depan, kembali teriakan-teriakan seperti teriakan suku indian akan perang terdengar.

Bus sudah menunggu, semua penumpang telah naik..saatnya kita meninggalkan Mabula Game Lodge. Perjalanan kita lanjutkan menuju Kota Johanesburg yang juga merupakan ibukota South Africa (South Afrika memiliki beberapa Ibukota), tepatnya kita menuju sebuah penginanapan terakhir. Yang spesial dari penginapan ini adalah, kita akan menginap di tengah hutan namun hutan ini telah di sulap menjadi sebuah kompleks megah yang dinamakan dengan sebutan “Lost City”, ya..lost city karena memang mirip kota yang hilang yang letaknya di tengah hutan.

Di lost City ini terdapat hotel-hotel kenamaan dunia dengan sarana pusat hiburannya yang super lengkap, dan tempat kami menginap nanti katanya adalah merupakan hotel no satu kelas dunia. Wew… hotel ini bernama Palace Hotel, hotel yang serupa dengan Istana. Benar-benar Istana. Mba Novi bilang, yang menginap di sini nanti akan benar-benar di perlakukan seperti raja yang mulia, karena mereka menganggap yang datang menginap di sini adalah orang-orang memiliki kantong tebal (dia kagak tau gw orang kere, hehehe).

Saat memasuki gate kompleks kami semua sudah berdecak kagaum akan keindahan Lost City ini. Wew…benar-benar kota yang hilang. Saat bus tiba pertama kali di pintu gerbang hotel, kita katakan saja istanalah..karena bangunan-bangunan yang menjulang tinggi…

Kami di sambut oleh seorang selir istana untuk diajak berkeliling istana sebelum kami menempati ruang-ruang peristirahatan kami. Saat kami berkeliling istana, kekaguman akan kemegahan bangunan membuat kamera kami tidak tinggal diam, sambil selir menerangkan tentang seluk beluk istana kami semua juga sibuk dengan kamera kami masing-masing. Namun perhatian kami kembali tertuju ke selir saat dia menerangkan sebuah kayu istana yang didatangkan langsung dari Indonesia. Wew… dari Indonesia.

img_0911 img_0912 img_0921

Sebuah bangunan, yang menjulang tinggi dengan mengambil tema jungle afrika, dengan tiang-tiang penyangga yang semuanya berukuran raksasa..hiasan dan pahatan binatang-binatang yang menopang megahnya istana. Kami juga di ajak ke pusat hiburan dan tempat perbelanjaan di lost city, semua dapat kita jangkau dengan menggunakan bus spesial buat para tamu istana. Anda mau ke mana, kami siap mengantar…

Pengenalan istana berakhir tepat sore hari, kita semua harus mandi dan bersiap untuk makan malam di Istana..wew, saat memasuki kamar peristirahatan, saya terkagum dengan kamar mandinya yang besarnya hampir sama dengan kamar tidur. Hhaaha…bisa maen bola ni keknya. Fasilitas yang lengkap. Kamar mandi yang sangat nyaman.

Selesai berbenah dan bersih-bersih kami harus makan malam, dan harus mengenakan pakaian formal. Karena setelah makan malam kami akan menghadiri pertunjukkan teater. Setelah semua kumpul dengan pakain formal masing-masing. Kita semua menuju restoran tempat makan malam kami. Suasana resto yang nyaman dan sedikit romantis dengan hiasan lilin aroma terapi di meja. Untungnya makan malam hari ini bersifat buffet, jadi kita ngambil sendiri dan makan sepuasnya. Hehe.

Selesai makan malam, kami bersiap menuju pertunjukkan teater yang akan mulai setengah jam lagi. Semua tiket sudah kami kantongi masing-masing, namun sayang saya tidak bisa mendokumentasikan teater ini karena kamera tidak diperbolehkan dan harus dititipkan kepada petugas. Baru seumur-umur ni menghadiri teater langsung.. menyaksikan para penghibur beraksi langsung di stage. Pagelaran teater berlangsung seru dan berakhir pada pukul 10 malam.

Semua akan kembali ke Istana untuk beristirahat, bus Istana sudah menjemput.. perjalanan dari tempat hiburan menuju ke Istana kira-kira lima menit, saya juga sudah lelah..hari ini saya akan beristirahat di Istana, dan akan tetap berlanjut sampai besok di Istana ini. Sip.

3 thoughts on “Great Adventure of South Africa #7”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s