Great Adventure of South Africa #2

Hari ke dua di Afrika Selatan barulah benar-benar petualangan ini dimulai. Setelah semua rombongan naik ke dalam bus, mengambil tempat duduk masing-masing kemudian Mba Novi tur leader kami menjalankan tugasnya sebagai guide.

”Good Morning every one?”

”Morning….”,

Setelah kurang lebih beberapa saat M Novi presentasi tentang Kota Cape Town, History dan tujuan kita hari ini, dia juga memperkenalkan Guide Local dan supir yang akan mememani para peserta tour. Dan tentunya sebagai orang kere saya akan mengeluarkan uang tip extra kepada mereka karena saat sebelum berangkat saya hanya menyisihkan uang tip buat guide local tidak pada supir. Sebagai catatan, jika anda ingin melakukan perjalanan ke dalam negri atau luar negri buatlah perencanaan perjalanan anda dengan baik. Yang menyangkut tempat anda pergi, hotel or hostel, pakaian, budget, plus budget extra jika ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Untungnya saya ada budget extra.

Tujuan awal kita adalah Table Mountain yang merupakan icon Kota Cape Town. Table Mountain adalah deretan gunung yang mengelilingi Cape Town dan jika dilihat dari udara kota Cape Town ini seperti mangkuk. Setelah sampai di pelataran Table Mountain, saya dan yang lainnya turun dari bus, alamak….dingin kali di sini, kebetulan kami datang pada musim semi dan udara hari itu sangat dingin (bagi gw orang Indonesia). Memang kota ini mengalami empat musim.

Mr Winston guide lokal kami menyuruh kami untuk sebentar menunggu sementara dia membelikan tiket untuk naik ke Table Mountain menggunakan cable car. Seperti biasa.. mengabadikan momen dengan poto2. jeprat….jepret… najong!

Setelah tiket dibagikan kepada semua rombongan, tiba saatnya ngantri untuk naek ke cable car yang akan mengantar kami ke puncak Table Mountain, Cuaca hari ini sedikit berawan dan kita harus sedikit cepat sebelum kabut dan awan tebal datang. Cable Car datang, saya naek, cable car berjalan menuju puncak kemegahan tertinggi Table Mountain (lebay). Wuih, betapa indah pemandangan dari atas Table Mountain, melihat Kota Cape Town dan lautan lepas. Subhanallah…menakjubkan (yang ini g lebay). Cuaca kurang baik karena kabut mulai menyelimuti Table Mountain dan telah menutupi keindahan yang tampak. Semua tim kumpul, dan semua turun untuk melanjutkan perjalanan

Perjalanan dilanjutkan dengan berkeliling kota Cape Town. Kota yang sangat rapi dan bangunan-bangunan bergaya Eropa. Memang karena kota ini dihuni sebagian besar oleh penduduk kulit putih keturunan Eropa. Kota yang bersih, tiada polusi oleh karena tidak adanya keramaian lalu lintas, ngeliat motor aja jaranggg banget, kagak ada mungkin… trus kami singgah di sebuah pemukiman yang sepertinya pemukiman muslim. Ada sebuah Masjid di mana masjidnya tidak seperti masjid, malah seperti ruko bertingkat dua, berjalan-jalan sebentar, wew..bangunan eksotik yang menawan.

Yup, waktu sudah siang, dan saatnya lunchbreak (waktu yang paling dinanti tim K-6), restaurant tempat makan siang kami adalah restoran cina, kenapa restoran Cina, alasannya mungkin karena masakan Cina dari segi rasa hampir mirip dengan masakan Indonesia jadi kami para manusia pribumi bisa makan dengan tenang dan tentunya ada nasinya. Hahahaha….

Selesai makan siang, kembali keliling kota dan singgah disuatu toko souvenir.. gila, di ini toko banyak banget telor burung unta, dan emang andalan souvenirnya aprika tuh telur burung unta. Nah kalo ini bagian ibu-ibu rombongan kami yang notabene adalah istri para pengusaha kaya. Kalo g kaya, mana mungkin ke Afrika liburan, eh g ding… gw yang kere aja bisa ke Afrika. Hahahaha.

Dari toko Souvenir kita ke pusat perbelanjaan, tapi dasar emang gw g demen belanja (g demen belanja yang g bisa di tawar) akhirnya saya putuskan untuk nimbrung ke warung kopi. Mesen cappucino panas…mengalirkan kafein ke dalam tubuh. Nikmat, dan saya adalah penggemar cappucino. Daripada pusing keliling pusat perbelanjaan ngeliat barang yang tak terjangkau kantong mendingan ngupi-ngupi…..


Selesailah acara pada hari kedua petualangan ini, kami semua juga sudah lelah. Waktunya istirahat. Kami semua menuju Hotel pertama yang akan kami tempati (karena akan ada lima hotel yang kami singgahi selama perjalanan tur ini). Akhir perjalanan hari ini di temani desiran ombak pantai dan indahnya sunset.

11 thoughts on “Great Adventure of South Africa #2”

  1. ops lupa, tentunya sebelum ke hotel kita makan malam dulu disebuah restoran yang g pernah siang yaitu sebuah bangunan yang didalamnya didesain sep kawasan resto2 dan pemukiman yang mengambil suasana malam dengan langit2 gelap dihiasi bintang2 buatan, dan disamping t4 kami makan ada casino (for gambling)

  2. yup!

    gw juga mempersiapkan budget cadangan. dan benyamin franklin tersebut tertukar dengan kebo paprika
    😀

    Tips tambahan buat pembaca yang mau ke luar maupun ke dalam negeri orang :

    “kenalilah dengan betul wajah dari setiap mata uang, ;P”

  3. Kalo afrika selatan lebih makmur yaa…. Kalo gak salah tambang nikel ada juga disana…. setau saya orang inco juga sering ngadain perjalanan bisnis ke sana… Lanjutttt….

    iya bu Rita, kebanyakan malah penduduk kulit putih keturunan eropa di South Afro

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s