Great Adventure of South Africa #Prolog

Tak terasa sudah seminggu berlalu sejak kepulanganku ke Indonesia dari Petualangan tour ke South Afrika yang menjadi memori tersendiri di lembar-lembar kehidupanku. Banyak hal dan banyak cerita yang terukir indah dalam pikiranku selama perjalanan ke Negara Nelson Mandela ini.

Banyak pula perspektif ku yang salah mengenai South Afrika di mulai dari bahwa Negara ini adalah Negara orang kulit hitam, memang itu benar, namun karena South Afrika ini adalah Negara yang pernah dijajah dan Negara yang merupakan pusat perdagangan maka mayoritas penduduknya sekarang adalah orang-orang kulit putih keturunan bangsa Eropa. Dan bahwa penduduk kulit hitamnya kebanyakan menjadi pelayan ataupun pekerja biasa dan taraf kehidupan mereka rendah. Walo perbudakan sudah dihapuskan namun hegemoni itu masih terlihat di sana namun tidak secara harfiah.

Perspektif yang juga salah mengenai cuaca, yang awalnya aku mengira di sana cuacanya panas tapi ternyata udara di sana sangat dingin karena musim semi. Walo matahari telah bersinar terik pada siang hari namun udara yang berhembus benar-benar bisa menusuk tulang. Karena itu aku sangat senang jika aku sudah masuk ke dalam ruangan kemudian menyeruput kopi panas daripada di luar ruangan. Suhu di sana bisa mencapai 16 derajat celcius.

Dan ternyata bahasa yang umum digunakan di Afrika Selatan adalah bahasa Inggris, tidak heran memang karena melihat mayoritas bertemu dengan orang-orang kulit putih (baca:bule), dengan bekal bahasa Inggris yang pas-pasan ternyata sangat berguna disana apalagi saat berbelanja di areal yang mirip areal pedagang kaki lima, dimana barang-barangnya bisa di tawar,maka bahasa Inggris adalah senjata yang ampuh (aku ada cerita tersendiri tentang ini). Berandai jika sebulan saja di sana dan bergaul dengan penduduk maka dipastikan tanpa kursus bahasa Inggris anda sudah pasti paten.

Benar-benar menakjubkan bin heran melihat negara ini, banyak hal-hal dari kepalaku yang salah kaprah. Apalagi saat berada di kota-kota besar di sana. Tata ruang kota yang begitu menyerupai tata ruang gaya Eropa menurutku, kemudian rumah-rumah Indah sekitar pegunungan dengan hiasan pancang nan megah Table Mountain di Kota Cape Town, rumah-rumah Indah sekitar pantai yang merupakan perumahan kalangan konglomerat, dan banyak hal-hal lain yang benar-benar membuka cakrawala experience.

Dan semua cerita akan berlanjut dengan petualangan hebat selama 10 hari……

7 thoughts on “Great Adventure of South Africa #Prolog”

  1. Welcome back…….Van, katanya disana ngga aman yah? Soalnya ada temen bule yang disini yang tadinya kerja disana jadi pulang karena dirampok habis-habisan udah gitu dilukai lagi……iiihhh sereeem……Van, sekarang disini lagi musim gugur, suhu dipagi hari “cuma ” nol atau -1 saja, siangan dikit jadi 8 atau 9 derajat. kalo wonter bisa -40 derajat C alias 40 derajat dibawah nol. Bisa ngga ngebayangin kayak apa dinginnya? Pokoknya Van, Indonesia is the best.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s