Rokok Ketengan

rokok.jpg

“Ketengan” adalah suatu istilah populer di masyarakat Jawa,terutama Jogjakarta. Penempatan kata ini selalu disandingkan dengan kata rokok. Sehingga menjadi “rokok ketengan”. Istilah ini sangat akrab di kalangan anak kost yang pelit ataupun kere. Dan istilah ini juga sangat banyak di pakai oleh anak kost yang mempunyai gelar mahasiswa yang sudah tingkat atas. Kenapa oleh kalangan mahasiswa tingkat atas ??? jawabannya adalah karena pada saat pertama kali datang ke Jogja untuk menuntut ilmu, mereka yang kita sebut dengan maba (mahasiswa baru), masih mengantongi uang banyak yang mereka dapat dari orang tua nun jauh di sana yang terasa sedih dan berat saat berpisah untuk pertama kali. Kembali ke topic tentang ketengan. Ya begitulah, pada awalnya, aku yakin. Anak-anak baru ini pasti merokok dengan gayanya dengan sebungkus rokok putih (sampurna ata malboro) dan dengan jijiknya melihat senior-seniornya yang merokok dengan rokok yang biasa disebut dengan rokok orang tua,ataupun rokok tukang, yaitu Djarum Super. ehmm…mungkin hanya bertahan selama sebulan mereka beranggapan seperti itu, dan Cuma sebulan juga bertahan dengan sebungkus rokok di kantong mereka.

Awal mereka berpindah rokok ke ketengan adalah,factor pertama adalah bahwa kiriman mereka dari orang tua yang tidak mencukupi untuk hidup selama sebulan jika di tambah pengeluaran rokok yang sebungkus yang mungkin habis hanya dalam dua hari,atau bahkan satu hari malah. Maka, yang awalnya mereka jijik dan enggan, tapi karena keadaan dan pengaruh pergaulan dari mas-mas kost senior yang nyeruput tu rokok djarum. Dan factor pendukung lainnya bahwa ada angkringan (tempat kongkow dan tempat makan nasi seiprit yang biasa di sebut dengan nasi kucing) dan juga burjo. Singkatan dari bubur kacang ijo,karena mereka jualan kacang ijo. Tapi akhir-akhir ini burjonya udah g di jual karena kurang peminatnya katanya. Burjo ini yang menjalankan bisnis ini adalah orang sunda. Tepatnya orang kuningan, dan burjo ini hanya ada di jogja dan juga magelang. Tempat kongkow ini online 24 jam.kayak tempat game center aja. Back to topic.

Nah,akhirnya mereka juga menghisap rokok ini dengan system ketengan (per satu batang), dengan alasan itu. Rokoknya awet,lama habisnya maksudnya, dan juga karena factor pelit dan kantong udah menipis,tapi tetep juga di paksain ngisap ni barang karena udah candu. Haaaah,payah ni mahasiswa…

Tapi man, yang paling penting dari semua itu, kita ambil hikmahnya aja deh, cobalah hidup sehat. Karena apa yang kamu makan adalah mencerminkan diri lo. Kalo lo jorok orangnya,ya itulah lo,jorok, mencerminkan karakter lo. Ayo man ,jangan gengsi menerima kebenaran. Makan tu gengsi. Sekian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s