BURJO LANGKA COY

burjo.jpg

Saat tulisan ini meluncur ke redaksi sudah melewati hasil editan dua kali, maksudnya yang tulisan awal dulu Cuma nulis judul karena agak sibuk,maklum pebisnis muda (amiin).

“What is the meaning of burjo?”. Burjo adalah kepanjangan dari bubur kacang ijo, yang kalo di Jogja tren burjo ini di jual di sebuah warung yang selalu online. Maksudnya g pernah tutup. Aku selalu bertanya dalam hatiku yang tenang. Apa mereka selalu online 24 jam g pada merhatiin kesehatannya?? Tapi mereka pake system sip-sipan juga yang udah termanajemen lah. Aku berdoa semoga aja mereka selalu sehat. Dan yang lebih exiting lagi ternyata yang menjual burjo ini adalah orang-orang sunda euy…., tepatnya adalah orang-orang dari kuningan.kuningan adalah sebuah nama tempat di Jawa Barat sana. Caba deh lo cari burjo yang jualin selain orang kuningan mesti kagak ada. Kalo ada, palsu tu burjo. ***sebutan nama tempanya ya adalah BURJO.

Ok, tahun 2003 awal aku datang ke Jogja,yakin and Haqqul yakin (sangat yakin) burjo yang udah menjamur lama ini masih sangat banyak yang menjual kacang ijo. Dan dulu kadang aku masih biasa beli,tapi kurang suka, karena menu di tu burjo bukan hanya bubur kacang ijo tapi banyak yang lain. 4 tahun belakangan aku perhatiin kalo yang paling tren di burjo itu adalah mie Instan (urghhhh, g gue banget deh). Dan emang itulah mangsa(makanan sajian) bagi anak kost. Tu butjo menyediakan berbagai minuman, kecuali minuman keras.

Dan sekarang, hatiku miris, tahun demi tahun berlalu,sekarang udah 2008 coy, yang mana lagi butuh-butuhnya makan bubur kacang ijo,yang mau di jadiin menu utama setiap hari,karena vitaminnya,dan juga kandungan proteinnya yang tinggi, yang juga pembangun fosfor dalam tubuh, dan yang paling utama untuk menunjang penumbuhan otot-otot bagi tubuhku yang atletis ini (halah***sensor dah). Eh, malah sekarang makanan tu udah langka. Udah banyak burjo yang meninggalkan cirri utama mereka dengan menjual bubur kacang ijo, jadi apa arti nama warung mereka yang mereka namakan dengan BURJO. Hah….apalah arti sebuah nama kata sebuah syair cinta.

Dalih atau alas an yang mereka lempar ke para pembeli yang sangat membutuhkan bubur kacang ijo ini adalah “Maaf mas, peminatnya sedikit, jadi ya kami g jual lagi?”. Namun ada beberapa tempat yang masih kuat memegang idealitas burjo mereka dengan menjual bubur kacang ijo. Aku berdoa semoga mereka tetap jualan bubur kacang ijo dan mereka tetap sehat biar aku bisa teus menikmati makanan yang bergizi ni. Gue heran ngeliat segitu banyaknya mahasiswa jogja, apa mereka g sadar apa kalo bubur kacang ijo tu sangat bergizi,eh malah milih Mie Instan sebagai kudapan utama yang g bergizi kerena bumbu nya bisa melemahkan otak dan fisik. Ya,tapi inilah relaita. Mungkin mereka akan sadar saat mereka udah jatuh sakit,ato malah g sadar. Seperti dalam hadist “Ingat sehatmu,sebelum sakitmu”. Kalo kata aku sih,”kamu adalah apa yang kamu makan”. (idih,padahal ngutip tu kalimat). Siippp

 

Alhamdulillah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s