Wirausaha

Memang cita-cita sejak awal kuliah sih pengen menjadi pengusaha,yang nantinya akan memiliki perusahaan besar sendiri (amin) yang baca aminkan juga ya!!!. Ya ,semua berawal dari mimpi dan angan, dimana jika mimpi dan angan itu ingin dicapai namun tidak juga melangkah atau merealisasikannya maka hanya sia-sia dan akan menjadi sampah yang busuk (maaf kata-katanya agakk…..).
Setelah melewati 4 tahun dengan berbagai macam usaha yang dilakukan, seperti mencari kerja yang ternyata MLM, kemudian menjualkan baju muslim teman, yang akhirnya menjual baju muslim dengan dana sendiri. Saat itu aku dan 2 temanku, melakukan proses kongsiasi modal yang kemudian kami terbang langsung ke Pasar Kelewer di Solo. Aku ingat saat itu adalah momen menjelang lebaran. Dengan kejelian melihat pasar dan kondisi situasi. Wow danganngan kami laku habis dengan keuntunngan hampir 300 rb dengan modal 900 ribu. Setelah itu aku berusaha sendiri lagi, menjual beras dan aku bertindak sebagai agen yang mencari pembelian,dan upah yang aku terima berdasarkan banyaknya konsumen yang membeli beras. Karena kebodohanku 2 kali aku rugi besar karena harus menomboki uang beras yang selalu kurang. Kebodohanku adalhm,aku tidak melakukan audit terhadap keluarnya beras yang dibeli. Kerugian mencapai 300ribu lebih dengan 2 kali beras yang di pasok.
Dan sekarang aku bisnis snack, makanan ringan yang didistribusikan ke kost-kostan teman-teman disekitar kaliurang. Dan mendapat keuntungan yang lumayan walaupun beberapa kali menderita kerugian,dan itu wajar sebagai seorang pedangang. Karena itulah resikonya. Berani melangkah berarti berani bertanggung jawab dengan mempertimbangkan konsekwensi yang ada. Akhirnya aku mengembangkan sayap dengan membuka pasar atau mencari kost-kostan di bawah daerah UPN. Aku bekerja sama dengan Irro (My Pren) di sana kami mencoba ekspansi besar-besaran dengan resiko yang besar karena modal yang besar, namun jika berbuah manis maka juga akan mendapatkan keuntungan yang juga besar.
Namun untuk sejenak semua harus dihentikan,karena manajemen yang kurang baik walaupun kami sudah berusaha melakukan audit sebaik meungkin. Kami harus evaluasi dan menyusun kembali strategi untuk mencari korban (ini istilah yang kami pakai untuk menamai para konsumen) selanjutnya. Memang bisnis ini bukan bisnis yang bisa bertahan lama,tapi setidaknya sebagai langkah awal kami sebagai pengusaha yang akan sukses (amin) diaminkan ya!! (kok maksa), kami bisa mengambil pelajaran. “bisnis bukan hanya sekedar bekerja , namun juga beramal dan beribadah” ya… agar dunia dapat dan akhirat juga da[at (amin) ayo!!! Semoga kami menjadi orang yang sabar dan istiqamah dalam segala amal dan ibadah. (bareng-bareng ya,) AMIIIINNNNNN.

One thought on “Wirausaha”

  1. salute bro….
    katanya tembok cina yang kokoh tidak dibangun hanya dalam sehari semalam….
    semua memang perlu usaha, seperti katanya iklan”
    GAK ADA NODA KAN GAK BELAJAR🙂

    sukses bro!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s