Attitude (sikap)

Tulisan ini ku ketik sebagai pengalaman atas kejadian yang aku alami yang kemudian aku mengambil pelajaran dari hal-hal tersebut, tulisan ini juga kuketik atas ilmu yang aku dapat karena membaca. o iya, perlu kalian tahu bahwa hobiku adalah membaca. Dan membaca mungkin tidak bisa lepas dari menulis. dan inilah yang sedang aku lakukan sekarang.

Teringat kembali saat masa SP (Smester Pendek) kemarin,saat aku mengambil mata kuliah Pendidikan Agama. Saat kuliah berlangsung pokok bahasan yang menjadi topik kami pada hari itu adalah bagaimana sikap dan karekter seseorang bisa terbentuk, dan apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi seseorang sehingga sikap mereka terbentuk yang akhirnya menjadi karakter. antara lain faktor yang membentuk sikap seseorang yang masih saya ingat adalah faktor lingkungan, pergaulan, bacaan, pemahaman agama (aqidah) atau bisa sisebut keyakinan kepada Allah SWT.

Yang ingin coba ku bahas dan kutuliskan di sini adalah faktor sikap yang terbentuk karena Membaca. banyak referensi dan tulisan-tulisan yang ada seperti sajak ataupun kata-kata penggugah berupa motivasi yang akhirnya merangsang pola pikir untuk menyaringnya kemudian menjadikan sikap atas mindset yang telah terbentuk yang akhirnya menjadi karakter apabila dilakukan secara continue.

Ini adalah beberapa tulisan penggugah motivasi dari banyak penulis terkenal maupun orang-orang terkenal.

“Engkau takan pernah menang jika tidak pernah memulai”
(Helen Rowland, Penulis)

Benar apa yang dikatakan penulis ini bahwa kita takan bisa menang jika kita tidak berani untuk memulai apa yang ingin kita lakukan. memang pilihan yang dihadapkan pada kita adalah menang atau kalah. tapi siapa sih yang tidak mau menang dalam hidupnya, dan siapa juga yang mau kalah.

“Mereka bisa karena mereka berpikir bahwa mereka bisa”
(Virgil, Penyair Romawi)

Jika aku mengambil kata kunci dari kalimat ini adalah “Pikir” dan ikhtisar yang aku ambil bahwa apa segala tidakan kita harus dilandaskan pada pola pikir. yang jika kita berpikir bahwa kita bisa , maka yakinlah kita bisa. dan semua tidak terlepas atas kehendak Allah.

“Jika tak bisa menjadi orang yang pandai, cobalah menjadi lebih berani”

(Eudora Welty, Penulis)

hemm….saya suka kalimat ini. terus terang dan saya mengetahui tentang diri saya bahwa saya adalah orang yang tidak begitu pintar, namun kembali dengan keyakinan bahwa kita tidak bodoh, hanya butuh lebih akan ketekunan. dan faktor penting adalah keberanian. Keberanian disini dapat diartikan kemauan untuk bertindak agar mejadi lebih maju atas kepintaran yang kita inginkan. dan saya memiliki sifat ini. Tapi tentunya harus didasarkan atas ilmu. Alhamdulillah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s