Beberapa hari ini, aku merasa kurang sehat dikarenakan kurang istirahat dan jam tidur yang biasanya melewati tengah malam (makanya g fit untuk posting blog). hufff…. sampe terserang flu karena kurangnya antibodi dalam tubuh. sampe akhirnya mencoba memperbanyak intensitas istirahat dan banyak minum air putih. Ini cara yang paling ampuh disaat aku terserang flu,biar ni idung g meler teus ingusnya. kalo untuk minum obat, aku termasuk orang yang sedikit anti kalo benar-benar g dibutuhin banget. soalnya aku anti pada bahan kimia yang terkandung di dalamnya.
Nah pagi ini, ketemu teman chat yang kenal juga di blog. setelah cerita dikit mengenai keadaanku yang kurang enak badan karena terserang flu. Kemudian dia ngasih resep untuk mencoba membuat minuman jahe yang direbus dan di campur gula merah agar badan terasa enak. dia memberikan resep cara membuatnya. yaitu : jahe yang diparut kemudian dimasukkan ke dalam air yang direbus dan dicampur dengan gula merah secukupnya. Awalnya sih sempet bingung, aku mau marut jahe pake apa, mana aku g pernah masak juga di kos walo ada dapur kos. tapi ya dicoba dulu dah.
Dengan sedikit memodifikasi resep dikarenakan kondisi teknis,seperti tidak adanya mesin parut buat marut jahe. Maka memodifikasi dengan sedikit praktis. yaitu membeli jahe wangi ginjer sebanyak 2 shacet (kayak sampo aja sachet) di warung dan 1/6 kg gula merah seharga Rp.1600,-. Segera bergegas ke dapur kos menghidupkan kompor kemudian merebus air. tanpa basa basi jahepun di masukkan kemudian disusul segepok gula merah. Eng…ing…eng, kurang dari 5 menit air sudah mendidih, jahe telah menyatu, begitupun gula merah yang telah larut. Inilah hasilnya.

Ehmmmm, memang nikmat. badanpun terasa enak dan hangat. Tenggorokan terasa plong dan lega. Sangat nikmat jika disajikan panas dipagi hari yang masih dingin. mungkin akan terasa lebih nikmat lagi ya kalo ditambahkan madu. Terimakasih kepada teman yang sudah baik memberikan resepnya. heheheh.