Arsip Bulanan: Mei 2009

Tak terasa masa terus berjalan. Nano laju menjadi detik, detikpun laju berubah menit, menit laju pula menjelma jam. Itulah waktu. Dan atas waktu dan semua yang terus berjalan di atasnya, tak akan pernah bisa dihentikan dan ditunda. Dan inilah aku sekarang, akan menceritakan kisah pahatan-pahatan indah kita berdua hai sahabat lamaku.

Teringat masa itu bersama denganmu sahabat lamaku!, ketika pertama kali kita bertemu. Aku tak tahu perawakan mimik yang kau tunjukkan, apakah kau malu-malu ataukah gengsi karena prestise besarmu di kampong ini, tapi aku tau.. kau sebenarnya terbuka pada semua orang, namun tak semua orang pula bisa menjadi sahabatmu. Namun waktu jualah yang meyakinkanku. Kau mau menerima ku sebagai kawan baikmu. Aku tau pertemuan antara kita berdua adalah takdir yang akan melahirkan persahabatan indah dari Tuhan semesta alam yang kemudian menghadirkan banyak makna dan hikmah dalam hidupku.

Baca Lebih Lanjut »

Pagi yang cerah ketika matahari memancarkan sinarnya dari timur dunia, pohon-pohon rindang dengan daun-daun hijaunya yang masih basah oleh embun semalam. Tampak riang berceloteh sekelompok burung pipit yang terbang, melompat dan hinggap di dahan ranting pohon. Mereka  asyik berdiskusi membicarakan satu tempat dengan hamparan sari-sari bunga dan biji-biji buah yang telah matang untuk di santap sebagai sarapan pagi mereka.

Masih pukul 5.30 pagi. Pemuda itu telah bersiap melakukan kegiatan rutin paginya dengan bersepeda mengelilingi kota pelajar Jogja tempat dia tinggal. Dengan sepeda gunung warna biru dan kamera poket yang diselempangkan di Baca Lebih Lanjut »