Arsip Bulanan: November 2007

siang hari yang panas jam sebelas sebelum dzuhur abis dari kampus setelah masukin proposal TA dengan perut kosong ku laju motor dengan azam di dalam hati “Aku harus makan, perut kosong ni” setelah berfikir sejenak enaknya makan apa ya…….

yup,inspirasi kelaparan langsung datang,dengan pandangan mata langsung tertuju ke tempat jualan lotek. kebetulan waktu itu lampu merah dekat warnet Grovy (aku member lo)…”penting ka”. setelah lampu merah sekitar 10 meter ada tempat jualan lotek yang enak…..hemmmm

Dett….det (suara motor berhenti) . kuparkir motor,tanpa basa-basi “hemm,mba pesan lotek dan es tehnya di bungkus” kataku. tanpa basa-basi juga mbanya langsung gerak sebagai loyalitasnya kepada konsumen dalam mengemban amanah kerjanya.

tidak berapa lama kemudian. “ini mas cakep (sensor), semua Rp 4500,” katanya. kubayar….ku pergi…ku laju motor….lapar………………samapailah di GPW tercinta (tempat tinggal). ku buka bungkusan yang terbalut karet gelang yang biasa dulu waktu kecil aku senang main lompat tali yang terbuat dari karet gelang.. Wow,

perpaduan sayur, tupat, bakwan yang di cah-cah kecil dan dilumuri oleh sambal kacang yang diaduk menyatu sehingga meresap ke pori-pori setiap bahan makanan. ku suap ke mulutku….
wah…..nikmat saat gigigtan pertama…….tit……………………………. (sensor). udah ampir dzhur,aku harus adzan. ku seruput eh tehku sebagai sentuhan terakhir…..hmmm (mak nyuss..

Alhamdulillah

Alhamdulillah ……………………..
Yup akhirnya judul TA keterima dengan judul “Aplikasi Tajwid Menggunakan Teknologi J2ME”.
asli,ngambil judul ini seperti mau terjun ke jurang ni,coz aku ngambil resiko. jujur aku g ngerti tentang bahasa pemrogramamn java. yang membuat aku nekat ngambil judul ini biar nanti pas lulus maunya bisa satu bahsa pemrograman. setelah berkonsultasi dengan teman-teman akhirnya aku beranikan ambiil judul ini.

sekarang yang harus aku lakukan adalah jangan sampai aku benar-benar jatuh ke jurang.aku harus berusaha sekeras mungkin dan aku tau aku memiliki orang-orang dibelakangku yang g akan membiarkan aku jatuh ke dalam jurang. sipppppp. kata seseorang kepadaku “SEMANGAT”. ^_^

Alhamdulillah

Kami melaporkan langsung dari stadion Santoago Berdebu di Universitas Islam Indonesia, dimana para tim telah menyiapkan pasukannya dengan kekuatan penuh untuk bertanding sepakbola. Momen ini merupakan momen yang bersejarah bagi dunia pemirsa! karena pertandingan besar ini adalah pertandingan persaudaraan antara Alumni Takmir Ulil Albab dan Takmir Ulil Albab. Tampak stadion sudah dipenuhi oleh jutaan penonton yang saling berdesakan sambil membawa bendera kebesaran tim yang didukungnya. Tampak ada Slankers dengan bendera Slank, ada baladewa dengan bendera Dewanya, ada ungu dengan benderanya juga, wow, ada juga penggemar kangen band, yang ternyata mereka juga adalah para artis dan musisi,tampak …STOP…!!!!!!!
(pertandingan bola apa konser musik neh)…..
He-he, ya hari minggu, kami mendapat tantangan dari teman-teman takmir yang baru untuk bermain bola sepak (malaysia).

bersambung le

Memang cita-cita sejak awal kuliah sih pengen menjadi pengusaha,yang nantinya akan memiliki perusahaan besar sendiri (amin) yang baca aminkan juga ya!!!. Ya ,semua berawal dari mimpi dan angan, dimana jika mimpi dan angan itu ingin dicapai namun tidak juga melangkah atau merealisasikannya maka hanya sia-sia dan akan menjadi sampah yang busuk (maaf kata-katanya agakk…..).
Setelah melewati 4 tahun dengan berbagai macam usaha yang dilakukan, seperti mencari kerja yang ternyata MLM, kemudian menjualkan baju muslim teman, yang akhirnya menjual baju muslim dengan dana sendiri. Saat itu aku dan 2 temanku, melakukan proses kongsiasi modal yang kemudian kami terbang langsung ke Pasar Kelewer di Solo. Aku ingat saat itu adalah momen menjelang lebaran. Dengan kejelian melihat pasar dan kondisi situasi. Wow danganngan kami laku habis dengan keuntunngan hampir 300 rb dengan modal 900 ribu. Setelah itu aku berusaha sendiri lagi, menjual beras dan aku bertindak sebagai agen yang mencari pembelian,dan upah yang aku terima berdasarkan banyaknya konsumen yang membeli beras. Karena kebodohanku 2 kali aku rugi besar karena harus menomboki uang beras yang selalu kurang. Kebodohanku adalhm,aku tidak melakukan audit terhadap keluarnya beras yang dibeli. Kerugian mencapai 300ribu lebih dengan 2 kali beras yang di pasok.
Dan sekarang aku bisnis snack, makanan ringan yang didistribusikan ke kost-kostan teman-teman disekitar kaliurang. Dan mendapat keuntungan yang lumayan walaupun beberapa kali menderita kerugian,dan itu wajar sebagai seorang pedangang. Karena itulah resikonya. Berani melangkah berarti berani bertanggung jawab dengan mempertimbangkan konsekwensi yang ada. Akhirnya aku mengembangkan sayap dengan membuka pasar atau mencari kost-kostan di bawah daerah UPN. Aku bekerja sama dengan Irro (My Pren) di sana kami mencoba ekspansi besar-besaran dengan resiko yang besar karena modal yang besar, namun jika berbuah manis maka juga akan mendapatkan keuntungan yang juga besar.
Namun untuk sejenak semua harus dihentikan,karena manajemen yang kurang baik walaupun kami sudah berusaha melakukan audit sebaik meungkin. Kami harus evaluasi dan menyusun kembali strategi untuk mencari korban (ini istilah yang kami pakai untuk menamai para konsumen) selanjutnya. Memang bisnis ini bukan bisnis yang bisa bertahan lama,tapi setidaknya sebagai langkah awal kami sebagai pengusaha yang akan sukses (amin) diaminkan ya!! (kok maksa), kami bisa mengambil pelajaran. “bisnis bukan hanya sekedar bekerja , namun juga beramal dan beribadah” ya… agar dunia dapat dan akhirat juga da[at (amin) ayo!!! Semoga kami menjadi orang yang sabar dan istiqamah dalam segala amal dan ibadah. (bareng-bareng ya,) AMIIIINNNNNN.

Hari ini,20 November 2007 tepatnya pukul 09:50 aku tiba dikampus,setelah tadi dari GPW ngeprint proposal pengajuan judul tugas akhir. Seperti biasa saat masuk gerbang parkir, langsung aku menuju lokasi favorit tempatku parkir,dan aku rasa setiap orang di kampus ini pasti juga mempunyai tempat favorit mereka untuk memarkir motor, walaupun tidak semua. Mungkin itu bisa membentuk suatu karakter. Entahlahh….
Yup menuju ruang jurusan yang sampai sekarang masih menjadi momok mengerikan buatku,namun yang menariknya ini menjadi sebuah tantangan tiap aku harus ke sana (ruang jurusan) terus terang,entah kenapa , seperti ada perasaan trauma jika aku harus ke sana, sepertinya aku akan memasuki kandang singa yang buas dan sangat lapar.
Kubuka pintu, tanpa basa-basi aku langsung nanya ma Mba-nya(mba siapa ya???) lupa, “Mba, saya mau mengajukan proposal tugas akhir”, dengan welcome mbanya bilang “o,iya sebentar mas, silahkan” (ini versi saya yang sudah melewati lembaga sensor).
Bla….bla..bla…tiiit, finally akhirnya proposalnya masuk dan masih menunggu hasil rapat dosen-dosen siang jam 14:00,yang merapatkan proposal-prposal tuga akhir yang masuk. Keputusannya hari Rabu besok. Kita nantikan…yup
Allhamdulillah